Dalam penanganan, Polres Ogan Ilir mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari personel Polres dan Polsek jajaran, TNI/Babinsa, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Manggala Agni, MPA Desa, serta masyarakat. Di beberapa lokasi, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek setempat.
Hasil di lapangan menunjukkan beberapa titik sudah padam total seperti di Desa Bakung titik pertama, Desa Tanjung Tambak, Desa Ketiau, dan Desa Sukananti. Sedangkan titik di Desa Bakung kedua masih dalam proses pemadaman karena terkendala medan berupa rawa gambut dan semak belukar kering yang mudah menjalar. Kendala lain yang dihadapi petugas yakni jauhnya jarak sumber air dan tidak adanya akses jalan menuju titik hotspot.
Kabag Ops Polres Ogan Ilir AKP Alias Suganda, SH., MH mengatakan seluruh titik telah dicek dan ditangani sesuai SOP.
“Kami kerahkan personel gabungan untuk memastikan setiap titik hotspot dicek. Untuk titik yang sudah padam tetap kami lakukan pemantauan agar tidak menyala kembali,” ujarnya.













