Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., menyampaikan bahwa sebagian besar desa di wilayah hukum Polsek Pemulutan tergolong rawan banjir karena berada di sepanjang aliran sungai. Banyak rumah warga yang berada di bantaran sungai dibangun dengan konstruksi bertiang tinggi sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi lingkungan.
“Kegiatan pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk memantau perkembangan debit air sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem,” ujar Kapolsek.
Kegiatan pengecekan arus dan debit air sungai tersebut berakhir sekitar pukul 16.15 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Polsek Pemulutan akan terus melakukan pemantauan secara berkala dan melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan sebagai upaya antisipasi dini terhadap potensi bencana banjir.
Humas res oi













