“Polri harus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan. Silaturahmi menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyampaikan edukasi kamtibmas. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” ujar AKBP Rizka Aprianti.
Kapolres menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian seluruh pihak.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai kelalaian dalam menggunakan api menyebabkan kebakaran dan berdampak luas bagi masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur, A.Md., Kep., S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pendekatan humanis Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, personel Polri dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Salah satunya mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” kata Iptu Mansyur.













