Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti mengatakan bahwa perlindungan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak, menjadi perhatian penting dalam penanganan dampak Karhutla.
“Kami hadir untuk memberikan perlindungan dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak asap Karhutla, terutama anak-anak. Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk perhatian kami agar masyarakat dapat lebih terlindungi saat beraktivitas,” ujar AKBP Rizka Aprianti.»
Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.
“Yang paling utama adalah mencegah Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Mari kita jaga lingkungan bersama, karena dampaknya bukan hanya terhadap alam, tetapi juga terhadap kesehatan masyarakat, termasuk anak-anak kita,” tegasnya.
Selain membagikan masker, personel juga melaksanakan patroli dengan menyusuri kawasan hutan, perkebunan dan lahan yang memiliki potensi kerawanan Karhutla. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk melakukan deteksi dini serta menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat.













