Penanaman jagung berlangsung sejak tanggal 23 hingga 26 Oktober 2025 dengan sistem tumpang sari di lahan produktif. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri oleh kelompok tani tanpa bantuan dana dari pemerintah, menunjukkan komitmen masyarakat desa untuk terus produktif dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K. memberikan apresiasi atas kolaborasi yang baik antara petani, penyuluh, dan aparat kepolisian. “Polri, melalui peran Bhabinkamtibmas, akan terus mendukung setiap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan masyarakat. Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi kunci untuk menciptakan desa yang mandiri dan produktif,” tegas Kapolres.
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 15.00 WIB. Kehadiran Polsek Indralaya di tengah masyarakat menunjukkan komitmen Polres Ogan Ilir dalam mendukung setiap program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di pedesaan.













