Setelah menjalani masa tanam kurang lebih 130 hari, hasil panen yang diperoleh diperkirakan mencapai sekitar 16 ton jagung. Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, serta kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
Kapolsek Rantau Alai IPTU Muhammad Ibnu Irfan, SH mengatakan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, BUMDes, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan program ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mewujudkan kemandirian pangan masyarakat desa,” ujarnya.
Kegiatan panen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Proses panen diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan mengingat luas lahan yang dikelola. Program ini juga diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan, mengurangi potensi kerawanan pangan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Rantau Alai.













