Setelah memasuki usia tanam sekitar 110 hari, jagung akhirnya siap dipanen dengan hasil mencapai sekitar 0,5 ton. Hasil panen ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
AKP Suparna P. Utomo mengatakan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis pemerintah yang memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Polsek Tanjung Batu akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan koordinasi dengan pemerintah desa, kelompok tani, serta instansi terkait. Harapannya, masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan mampu meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pertanian,” ujarnya.
Selain mendukung ketersediaan pangan, program ini juga bertujuan mendorong pemanfaatan lahan produktif, meningkatkan hasil pertanian masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Kegiatan panen jagung berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan panen ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di Kabupaten Ogan Ilir.













