Menurutnya, edukasi kepada pelajar menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, BNNK Ogan Ilir akan terus mendorong kegiatan sosialisasi dan penyuluhan di lingkungan sekolah.
“Anak-anak dan generasi muda merupakan aset bangsa yang harus kita lindungi. Karena itu, pencegahan sejak dini melalui edukasi dan penyuluhan menjadi sangat penting. Kami juga siap berkoordinasi dalam penanganan anak-anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika agar mendapatkan penanganan yang tepat sesuai ketentuan,” jelasnya.
Agusniarti juga menekankan pentingnya pelaksanaan Asesmen Terpadu sebagai bagian dari penanganan penyalahguna narkotika sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Melalui asesmen terpadu, kita dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai terhadap penyalahguna narkotika. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tambahnya.













