“Hasil dari monitoring di lapangan, para mandor memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana dari pekerja atau buruh di wilayah Pemulutan untuk melakukan aksi demonstrasi. Selain itu, para pekerja juga tidak tergabung dalam federasi atau serikat buruh,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil deteksi dini tersebut, situasi di wilayah hukum Polsek Pemulutan terpantau aman dan belum ditemukan adanya indikasi pergerakan massa terkait aksi May Day.
Meski demikian, Polsek Pemulutan tetap meningkatkan kewaspadaan. Dalam analisisnya, peringatan Hari Buruh merupakan agenda nasional yang kerap diisi dengan aksi unjuk rasa maupun mogok kerja yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk buruh, mahasiswa, dan aktivis.
Polsek Pemulutan juga memprediksi adanya kemungkinan ajakan atau provokasi dari pihak tertentu, termasuk potensi sweeping terhadap pekerja yang tetap beraktivitas pada hari tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, jajaran Polsek Pemulutan telah melakukan berbagai upaya, di antaranya koordinasi dengan pemerintah setempat, penggalangan terhadap pekerja dan pemilik usaha, serta imbauan agar peringatan May Day diisi dengan kegiatan positif seperti olahraga, kegiatan sosial, dan keagamaan.













