Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan titik api atau melihat adanya potensi kebakaran.
Selain pencegahan Karhutla, perhatian juga diberikan terhadap kesehatan masyarakat yang terdampak asap. Petugas menjelaskan bahwa paparan asap dan debu dapat mengganggu saluran pernapasan dan memicu keluhan seperti batuk maupun gangguan pernapasan lainnya.
Karena itu, masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara sedang dipenuhi asap.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Polres Ogan Ilir bersama mahasiswa S2-STIK turut membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah lokasi yang terdampak asap.
Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama mencegah Karhutla.













