“Kami bersama mahasiswa S2-STIK turun langsung memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat. Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan karena dampaknya dapat merugikan lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar AKP Asmun.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama terjadi paparan asap.
“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara kurang baik. Apabila menemukan titik api, segera laporkan agar dapat dilakukan penanganan secepatnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Ogan Ilir IPTU Mansyur, A.Md., Kep., S.H., mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Edukasi kepada masyarakat sangat penting. Kami ingin masyarakat memahami bahwa Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat. Karena itu, pencegahan harus dilakukan bersama-sama,” ungkap IPTU Mansyur.













