”Teknologi memang membantu, tetapi gotong royong, silaturahmi, dan kebersamaan tetap memiliki nilai yang sangat penting. Bertemu langsung dengan tetangga memberikan manfaat yang tidak dapat digantikan oleh media apa pun,” tegasnya.
Pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek taktis operasional, melainkan juga pembekalan wawasan lintas sektoral. Turut hadir membagikan materi, Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri), Prof. Rd Muhammad Ikhsan, S.H., M.H.; Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel, Drs. H. Arinarsa JS; dan Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Deswan Ahsani, S.STP., M.Si.
Kapolda Sumsel menaruh harapan besar agar ilmu dan wawasan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat langsung diimplementasikan di lapangan. Satkamling diharapkan tidak sekadar hadir sebagai penjaga malam, tetapi mampu bertransformasi menjadi pusat pelayanan awal dan kekuatan deteksi dini dalam mengantisipasi setiap potensi dinamika lingkungan. Dengan mengedepankan kerja tuntas, kerja ikhlas, dan pendekatan yang memanusiakan, cita-cita mewujudkan “Bumi Sriwijaya Aman dan Baik” dapat terus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.













