Sementara itu, Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur, A.Md. Kep., S.H. menyampaikan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.
“Patroli ini bukan sekadar pemantauan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa satu tindakan kecil seperti membakar lahan dapat menimbulkan dampak yang luas. Karena itu, mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla,” ungkapnya.
Dari hasil pemantauan tim patroli terpadu, tidak ditemukan adanya kejadian Karhutla maupun titik api di wilayah hukum Polsek Rantau Alai selama kegiatan berlangsung.
Polsek Rantau Alai bersama Forkopimcam dan seluruh elemen masyarakat akan terus melaksanakan patroli, sambang serta pemantauan secara berkesinambungan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi rawan Karhutla.












