“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan. Kalau melihat api, asap, atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu api membesar,” imbaunya.
AKBP Rizka juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BPBD, pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi Karhutla.
“Pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Polri akan terus melakukan patroli dan pengecekan titik panas, tetapi kepedulian masyarakat menjadi bagian yang sangat penting,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si. mengatakan personelnya akan terus melakukan pemantauan di lokasi dan berkoordinasi dengan warga serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan tidak terjadi api susulan.
Dengan respons cepat dan koordinasi lintas sektor tersebut, api di lahan semak belukar Desa Tanjung Temiang berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi hingga saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.













