Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan dunia pendidikan merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.
“Anak-anak inilah yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa. Karena itu, membangun karakter mereka sejak dini merupakan investasi yang sangat berharga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan pengalaman yang positif dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, berkarya, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Kegiatan Taruna Bhakti Akademi Kepolisian yang dilaksanakan selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Agustus 2026, merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program penguatan karakter peserta didik Sekolah Rakyat. Melalui pendekatan yang humanis, para taruna hadir tidak hanya sebagai calon perwira Polri, tetapi juga sebagai kakak, sahabat, dan inspirasi bagi generasi muda.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Senyum dan antusiasme para siswa menjadi gambaran bahwa kebersamaan, kepedulian, dan keteladanan merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda menuju Indonesia yang lebih maju.













