“Personel bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan. Sarana yang tersedia kami optimalkan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk AWC, mobil tangki, mesin pompa jinjing dan peralatan manual,” jelasnya.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 02.30 WIB, api secara umum telah berhasil dikendalikan. Namun, sejumlah titik masih menyisakan asap sehingga petugas tetap melakukan pemantauan dan pendinginan guna mencegah api kembali membesar.
Kasi Humas Polres Ogan Ilir IPTU Mansyur, A.Md., KEP., S.H., menjelaskan bahwa kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla.
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering. Jangan melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena dapat dengan cepat meluas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat,” ujar IPTU Mansyur.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api maupun asap di kawasan lahan dan perkebunan.













