Selain melakukan pemantauan, personel juga melaksanakan patroli dan sambang ke desa-desa yang dinilai rawan Karhutla. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan serta larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat Peduli Api (MPA) juga diimbau untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan, penanggulangan dan pengendalian Karhutla, termasuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi munculnya titik api.
Sebagai bagian dari langkah pencegahan, personel turut menyebarluaskan Maklumat Kapolda Sumatera Selatan dan memasang spanduk bertuliskan Stop Karhutla sebagai pengingat kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Pada saat pelaksanaan patroli, kondisi cuaca di Kecamatan Rantau Alai terpantau cerah dengan suhu sekitar 34°C. Sementara berdasarkan pemantauan hotspot, tidak ditemukan adanya titik panas (hotspot) di wilayah tersebut.
Kapolsek Rantau Alai IPTU M. Ibnu Irfan, S.H. menegaskan bahwa patroli akan terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah terjadinya Karhutla.













