Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan harapan agar pemerintah dan aparat dapat memberikan perhatian terhadap maraknya aksi balap liar di kawasan Tanjung Senai. Perwakilan DEMA UQI mengusulkan agar para pemuda pecinta otomotif diberikan wadah positif berupa sirkuit atau lokasi khusus guna menyalurkan hobi mereka secara aman dan terarah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir AKP Hendry Antonius, S.H., menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial masyarakat serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
“Polres Ogan Ilir sangat terbuka terhadap aspirasi dan masukan dari rekan-rekan mahasiswa. Sinergitas seperti ini penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan membangun komunikasi yang sehat antara Polri dan generasi muda,” ujar AKP Hendry Antonius.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Ogan Ilir akan terus meningkatkan patroli pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam menyikapi persoalan distribusi BBM maupun usulan penyediaan fasilitas balap resmi bagi para pemuda.













