Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan upacara, dilanjutkan laporan kesiapan pasukan, pembacaan riwayat hidup singkat Almarhum, serta Apel Persada yang dipimpin Inspektur Upacara. Suasana semakin mengharukan saat jenazah Almarhum diturunkan ke liang lahat yang diiringi tembakan salvo sebagai simbol penghormatan terakhir dari institusi Kepolisian kepada putra terbaiknya.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Ogan Ilir, tabur bunga oleh keluarga, pembacaan doa, hingga penghormatan terakhir kepada arwah Almarhum yang dipimpin oleh Komandan Upacara.
Kepergian Aipda Hans Brilian Adynata meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Polres Ogan Ilir. Sosoknya dikenal sebagai anggota yang berdedikasi, bertanggung jawab, dan memiliki loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Di kalangan rekan-rekannya, Almarhum juga dikenal sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, dan selalu siap membantu sesama.













