“Penanganan Karhutla bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama mencegah agar kebakaran tidak meluas dan tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan,” tambahnya.
Polres Ogan Ilir mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu Karhutla.
Sinergi antara Polri, TNI, Manggala Agni, BPBD, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi ancaman Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar.
Polres Ogan Ilir terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, menjaga lingkungan, mencegah meluasnya Karhutla, dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.













