“Penanganan kasus dugaan TPPO ini membutuhkan sinergi semua pihak. Kami dari Polres Ogan Ilir berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga korban dapat kembali dengan selamat ke daerah asal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh instansi yang telah berperan aktif dalam penanganan kasus ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu dan menunjukkan kepedulian dalam upaya pemulangan warga kami. Sinergi ini sangat berarti dalam mempercepat proses penanganan dan perlindungan terhadap korban,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Baznas Kabupaten Ogan Ilir menyatakan kesiapan untuk membantu biaya pemulangan korban, dengan catatan akan terlebih dahulu dilakukan pembahasan melalui rapat internal sebagai bagian dari prosedur penyaluran bantuan.
Rapat ini menjadi langkah awal yang penting dalam penanganan kasus, sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam melindungi warga dari praktik perdagangan orang. Hingga saat ini, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, serta koordinasi antar instansi terus dilakukan guna mempercepat proses pemulangan korban.













