Dalam pelaksanaannya, penanaman menggunakan benih jagung F1 hibrida sebanyak 37 kilogram di lahan seluas 2,5 hektar. Proses penanaman dilakukan secara gotong royong dengan pendampingan dari penyuluh pertanian guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan baik.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat desa, tetapi juga sebagai upaya menciptakan kemandirian pangan serta mengurangi potensi kerawanan pangan di wilayah tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Humas res oi













