Kapolda Sumsel Siapkan 159 Trainer AI, Bentengi Pelajar dari Kejahatan Siber

Menurut Kapolda, Polri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui pendekatan yang lebih edukatif. Pencegahan menjadi langkah strategis agar masyarakat, khususnya pelajar, tidak menjadi korban kejahatan digital.

“Penegakan hukum memang penting, tetapi mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan siber adalah tugas mulia yang jauh lebih utama,” tegas Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Kapolda juga memberikan tiga penekanan utama kepada seluruh peserta pelatihan. Pertama, memperkuat literasi digital dan pemahaman AI agar pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara positif. Kedua, membangun kolaborasi lintas fungsi, di mana fungsi Reskrim memberikan pemahaman aspek hukum siber, fungsi Lalu Lintas mengedukasi etika dan tanggung jawab digital, sementara fungsi Binmas dan Humas menjadi ujung tombak penyampaian materi kepada masyarakat. Ketiga, memperkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan, sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan agar edukasi AI dapat menjangkau seluruh pelajar di Sumatera Selatan.

Baca Juga :   Polres Ogan Ilir Ikuti Peresmian Kedai ADO Presisi, Perkuat Kemitraan Polri dengan Masyarakat dalam Menjaga Harkamtibmas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *