“Kami mengajak ATR/BPN untuk terus mempererat koordinasi dan kolaborasi demi mewujudkan kepastian hukum bagi masyarakat. Kami juga menegaskan bahwa Polres Ogan Ilir memberikan dukungan penuh terhadap penegakan hukum dalam menindak tegas setiap praktik sindikat maupun mafia tanah yang merugikan warga dan negara di wilayah hukum kami,” tegas AKBP Rizka.
Gayung bersambut, Kepala Kantah ATR/BPN Ogan Ilir, Gentur Adi Praponco, menyatakan komitmen penuh instansinya untuk berjalan beriringan bersama pihak kepolisian.
Pihaknya siap membuka ruang koordinasi yang lebih intens guna mengantisipasi sekaligus menyelesaikan berbagai konflik serta sengketa pertanahan secara berkeadilan, cepat, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu memitigasi risiko kejahatan pertanahan sejak dini, sekaligus mencegah potensi kerugian negara dalam skala besar akibat konflik agraria di wilayah Ogan Ilir.
Pertemuan yang berjalan produktif tersebut berakhir menjelang siang hari dalam situasi yang aman, tertib, dan penuh komitmen kebersamaan.
Menindaklanjuti pertemuan ini, jajaran Sat Intelkam Polres Ogan Ilir juga memastikan akan terus melakukan pemantauan berkala guna mengawal iklim kamtibmas tetap terjaga.













