Slog Polri menyiagakan 2 unit drone berukuran besar yang dikendalikan oleh operator khusus. Dalam setiap sesi penerbangan berdurasi 30 menit, wahana udara ini membawa senjata utama berupa cairan pemadam khusus bermerek X-Fire, yang disemprotkan secara presisi di atas vegetasi yang terbakar.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kabag Ops AKP Alias Suganda, S.H., M.Si., mengungkapkan bahwa uji coba taktis di lapangan ini membuahkan hasil yang memuaskan. Menurutnya, penetrasi cairan X-Fire lewat udara menjadi jawaban atas kendala geografis lahan tidur di Pemulutan yang kerap menyulitkan mobilisasi tangki air darat.
“Metode pengeboman api menggunakan drone dan formula X-Fire terbukti sangat efektif. Pola ini mempercepat proses penyekatan jalur api, sehingga kebakaran tidak meluas ke area sensitif lain di sekitar Tol Pemulutan,” ungkap AKBP Rizka Aprianti.
Tidak hanya mengandalkan jalur udara, pemadaman secara manual di darat tetap digencarkan secara masif. Personel gabungan yang terdiri dari Sat Brimob, Dit Samapta, Polres Ogan Ilir, TNI, BPBD, hingga Manggala Agni saling bahu-bahu mengendalikan situasi.













