Kepala BPBD Ogan Ilir juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi Karhutla melalui penyediaan peralatan, pembentukan posko, serta penguatan tim lapangan.
Masukan juga datang dari para kepala desa yang berharap adanya dukungan lebih, baik dari segi anggaran, sarana, maupun penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan agar menimbulkan efek jera.
Hasil Rakor menekankan pentingnya langkah preventif yang masif, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Selain itu, seluruh pihak sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi hingga tingkat desa serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi.
Sebagai tindak lanjut, akan dilaksanakan Rakor lanjutan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir pada Rabu (15/4/2026) guna memperkuat dukungan kebijakan dan anggaran.
Rakor yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB tersebut berjalan aman dan lancar, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menjaga wilayah Ogan Ilir dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.













