Hambatan utamanya adalah sama sekali tidak ada sumber air di sekitar lokasi kejadian, sehingga menyulitkan proses penyemprotan awal,” ujar Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, SH dalam keterangannya.
Meski terkendala pasokan air, kekompakan tim gabungan menjadi kunci keberhasilan.
Personel Polsek Pemulutan dibantu Tim BKO Polda Sumsel, TNI, Damkar Ogan Ilir, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, BPBD Provinsi Sumsel, hingga Dinas Perhubungan saling bahu-membahu. Mereka memaksimalkan pengerahan alat berat berupa mesin pompa air yang dibawa oleh masing-masing instansi (Polsek, Polda, TNI, Damkar, dan BPBD) untuk menjangkau titik api.
Dari total 5 hektare area yang terdampak, tim berhasil mengisolasi dan memadamkan area inti kebakaran.
Kerja keras yang berlangsung selama berjam-jam tersebut akhirnya membuahkan hasil manis. Tepat pada pukul 23.30 WIB, kondisi api dinyatakan padam sepenuhnya.
Hingga saat ini, sumber api atau penyebab pasti kebakaran di Desa Babatan Saudagar tersebut masih belum diketahui dan dalam penyelidikan.













