Lokasi hotspot berada di Kelurahan Sungai Pinang dengan titik koordinat -3.34224065S, 104.7955598E. Jenis lahan yang terbakar merupakan semak belukar dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2 hektar. Untuk pemilik lahan sendiri sampai saat ini masih dalam penyelidikan dan belum diketahui.
Kapolsek Tanjung Raja menambahkan, berkat kerja keras dan sinergitas seluruh personel gabungan di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Sekira pukul 21.00 WIB, api sudah berhasil dipadamkan dan tidak menyisakan api maupun asap bekas kebakaran. Saat ini seluruh personel masih standby di lokasi untuk melakukan pendinginan dan pengawasan,” ungkap AKP Sondi Fraguna.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, mengingat dampak Karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan, lingkungan dan dapat menimbulkan kabut asap.
Kegiatan berjalan aman dan kondusif, serta akan terus dilakukan koordinasi dengan warga dan stakeholder terkait untuk antisipasi Karhutla susulan.













