Selain patroli pencegahan, pengecekan titik hotspot juga dilakukan di Tanjung Pinang 1 Kecamatan Tanjung Batu. Kapolsek Tanjung Batu AKP Suparna P. Utomo melaporkan pengecekan pada Sabtu 17 Oktober 2026 pukul 05.45 hingga 07.00 WIB di koordinat -3.34559, 104.63815 dengan luas lahan 1 hektare vegetasi semak belukar.
Personel Polri sebanyak 3 orang langsung melakukan pemadaman dan saat ini api dinyatakan padam. Anggota masih melaksanakan patroli di seputaran area hotspot untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan kegiatan patroli karhutla akan terus dilaksanakan sebagai upaya pencegahan. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk stop karhutla, jangan membuka lahan dengan cara dibakar, mari jaga lingkungan bersama,” tegasnya.













