Berkat penanganan bersama, saat ini titik api di lokasi sudah tidak terlihat dan dinyatakan padam. Namun, petugas masih menemukan kepulan asap di sejumlah titik yang diduga berasal dari bara api di dalam lahan gambut bekas terbakar.
Personel Polri bersama warga dan petugas terkait masih melaksanakan patroli serta pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak kembali muncul titik api.
Kapolsek Tanjung Batu AKP Suparna P. Utomo mengatakan, pengecekan dan penanganan dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap potensi Karhutla, khususnya pada lahan gambut yang memiliki risiko bara api kembali muncul.
“Kami bersama Damkar dan BPBD terus melakukan pemantauan di lokasi. Meskipun api sudah padam, masih terdapat asap di beberapa titik sehingga tetap dilakukan patroli dan pendinginan untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tiga personel Polri bersama petugas Damkar Kecamatan dan BPBD Kabupaten Ogan Ilir diterjunkan ke lokasi.













