“Kami sangat terbuka terhadap kritik dari mahasiswa selama itu bersifat membangun. Karena dalam menjaga situasi kamtibmas, Polri tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan sinergi dengan seluruh elemen, termasuk mahasiswa,” tegasnya.
Kapolres juga berharap mahasiswa dapat menjadi ujung tombak dalam menjaga harkamtibmas, khususnya di lingkungan kampus masing-masing, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Ogan Ilir serta perwakilan organisasi kemahasiswaan, di antaranya BEM Unsri, BEM UQI, BEM IAIN Raden Fatah, GMNI, PMII, dan KAMMI.
Perwakilan mahasiswa menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai bahwa “Ngopi Bareng” menjadi wadah efektif untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak kepolisian.
“Sangat positif, karena kami bisa berdialog langsung dengan Kapolres dan jajaran. Ini menunjukkan Polres Ogan Ilir terbuka terhadap masukan dari mahasiswa,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.













